JAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat kabupaten dan kota tahun 2026 telah usai diselenggarakan. Pada perhelatan tahun ini, kompetisi akademik tersebut mencatatkan partisipasi masif dengan menjaring lebih dari 23 ribu peserta yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara hingga perwakilan mancanegara.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia pusat, pelaksanaan OBA tingkat kabupaten/kota ini dibagi ke dalam dua gelombang. Ujian untuk kategori guru secara resmi telah dilaksanakan terlebih dahulu pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sementara itu, kompetisi untuk kategori siswa dari berbagai jenjang pendidikan dilangsungkan secara serentak sepekan setelahnya, yakni pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Menariknya, dari total 23 ribu peserta yang terdaftar dalam sistem, kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh sekolah dan madrasah di dalam negeri. Tercatat, delegasi pelajar dan guru dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang berada di Arab Saudi turut ambil bagian dalam uji kompetensi kebahasaan ini.
Kehadiran peserta dari SILN Arab Saudi ini menjadi sorotan tersendiri. Hal ini membuktikan bahwa ekosistem dan syiar pembelajaran bahasa Arab bagi pelajar Indonesia tetap hidup dan kompetitif, melampaui batas-batas geografis negara.
Penyelenggaraan ujian yang difasilitasi melalui sistem e-ujian (dalam jaringan) memungkinkan puluhan ribu peserta tersebut mengerjakan soal secara serentak, real-time, dan transparan. Panitia memastikan bahwa infrastruktur teknologi yang disiapkan mampu mengakomodasi tingginya traffic akses selama ujian berlangsung, baik pada uji kompetensi guru maupun siswa.
Ajang OBA sendiri bukan sekadar medium untuk mencari juara. Lebih jauh, kompetisi ini dirancang sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Bagi para guru, ini adalah tolok ukur kompetensi pedagogik dan profesionalisme. Sedangkan bagi siswa, ini adalah wadah untuk mengasah kemampuan analitis dan literasi bahasa Arab mereka.
Usai babak kabupaten/kota ini, pihak panitia akan segera melakukan verifikasi dan rekapitulasi nilai secara nasional. Para peserta yang berhasil meraih skor tertinggi di wilayahnya masing-masing akan mendapatkan tiket untuk melaju ke pertarungan yang lebih ketat, yakni OBA tingkat provinsi, sebelum akhirnya memperebutkan gelar juara di tingkat nasional.
Silakan cek sertifikat Peserta dibawah ini.
