Dalam audiensi yang berlangsung di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pada kegiatan puncak hari guru Nasional 2024 Ketua 1 Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (FMGMP) Bahasa Arab se-Indonesia beliau adalah Ustadzah Yona Rosita, M.Pd, menyampaikan sejumlah poin penting terkait pengembangan dan penguatan posisi Bahasa Arab dalam dunia pendidikan di Indonesia. Momen audiensi ini menjadi peluang strategis untuk menyuarakan aspirasi para guru Bahasa Arab di seluruh Indonesia, meski harus melalui perjuangan besar untuk mendapatkan giliran berbicara di tengah ketua-ketua organisasi profesi lainnya.
Poin-Poin Utama Audiensi
1. Laporan Keanggotaan FMGMP Bahasa Arab
Hingga saat ini, FMGMP Bahasa Arab mencatat jumlah anggota sebanyak 2233 guru, namun hanya 615 anggota berasal dari guru di bawah naungan Kemendikbud. Ustadzah Yona Rosita, M.Pd menyoroti bahwa rendahnya jumlah ini disebabkan oleh struktur kurikulum mulai dari SD hingga SMA/SMK, di mana Bahasa Arab hanya diajarkan pada kelas XI dan XII. Hal ini menjadikan kebutuhan akan guru Bahasa Arab di bawah Kemendikbud jauh lebih sedikit dibandingkan dengan guru di bawah Kementerian Agama.
2. Permohonan Revisi Struktur Kurikulum
Forum menyampaikan permasalahan penting terkait banyaknya guru Bahasa Arab yang telah bersertifikat pendidik di tingkat SD dan SMP namun tidak dapat menerima tunjangan sertifikasi. Penyebabnya adalah ketiadaan Bahasa Arab dalam struktur kurikulum Fase A hingga Fase E, yaitu pada jenjang SD, SMP, dan kelas X.
Forum mengajukan permintaan agar Bahasa Arab dapat dimasukkan ke dalam struktur kurikulum mulai dari Fase A. Jika memungkinkan, Bahasa Arab diharapkan menjadi mata pelajaran wajib. Namun, jika ada kendala, Forum mengusulkan agar Bahasa Arab setidaknya dimasukkan sebagai mata pelajaran bahasa asing pilihan. Dengan demikian, sekolah dapat memilih bahasa asing yang diajarkan berdasarkan ketersediaan guru dan kekhasan sekolah tersebut.
3. Peningkatan Kuantitas Guru Bahasa Arab
Ustadzah Yona Rosita, M.Pd menegaskan bahwa memasukkan Bahasa Arab dalam struktur kurikulum akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah guru Bahasa Arab. Dampak ini juga akan terlihat dalam peningkatan jumlah anggota Forum MGMP Bahasa Arab, sebagaimana disampaikan dalam poin pertama.
4. Peningkatan Kualitas Guru Bahasa Arab
Selain kuantitas, kualitas guru Bahasa Arab juga menjadi perhatian dalam audiensi ini. Forum mengusulkan pengaktifan kembali Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) sebagai wadah pelatihan profesional bagi guru sesuai dengan kekhasan mata pelajaran mereka. Dengan P4TK Bahasa yang aktif, guru-guru Bahasa Arab dapat terus meningkatkan kompetensinya.
5. Apresiasi terhadap Dukungan Kemendikbud untuk OBA 7
Forum juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh GTK Kemendikbud pada penyelenggaraan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-7 melalui rekomendasi pelaksanaan kegiatan. Ketua Forum berharap agar Menteri Pendidikan dapat hadir dan memberikan dukungan pada OBA ke-8 yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.
Jawaban dari Kementerian
Pada akhir sesi audiensi, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed memberikan tanggapan positif atas poin-poin yang disampaikan:
- Bahasa Asing sebagai Warisan yang Harus Dilestarikan: Dirjen menegaskan bahwa bahasa asing, termasuk Bahasa Arab, menjadi bagian penting dari komitmen Kemendikbud. Mengenai struktur kurikulum, pihak kementerian akan menjadikannya sebagai bahan kajian khusus.
- P4TK dalam Kajian Serius: Permintaan terkait pengaktifan kembali P4TK akan dipertimbangkan dengan serius oleh pihak kementerian.
Tantangan dalam Audiensi
Proses audiensi ini bukan tanpa hambatan. Yona Rosita, M.Pd harus bersaing dengan 74 ketua organisasi profesi lainnya untuk mendapatkan giliran berbicara dalam waktu terbatas, yaitu 30 menit untuk dua sesi tanya jawab. Namun, berkat keberanian dan kegigihan, kesempatan akhirnya diberikan pada sesi kedua untuk menyampaikan aspirasi.
Harapan ke Depan
Ketua Umum Aceng Komarudin berharap agar ada audiensi lanjutan sebagai tindak lanjut dari surat permohonan yang telah diajukan ke Kementerian. Dengan kajian yang mendalam dan dukungan pemerintah, Forum optimis perjuangan ini akan membawa perubahan signifikan bagi posisi Bahasa Arab dalam dunia pendidikan Indonesia dan Selamat Hari Guru tahun 2024 semoga Guru lebih hebat dan bermartabat serta banyak memberikan banyak manfaat untuk umat
Semoga usaha ini mendapat ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menjadi langkah besar dalam memajukan Bahasa Arab sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional.

(30) Comments